Rabu, 22 Februari 2012

Isi Hati

Setelah sekian lama aku mengenalmu, aku merasa ada kecocokan diantara kita. 
Kita saling melengkap, kau mengerti aku, begitu pula denganku, aku mengerti kau.
Aku rasa kau telah memberiku celah untuk memasuki hatimu.
Namun aku salah, aku salah mengartikannya.
Aku mengartikan semua itu "ATAS DASAR CINTA" . Ternyata TIDAK.
Aku salah besar, kenyataan pahitnya kau tak pernah mencintaiku. Dan kau hanya menyayangiku sebatas TEMAN.

Aku memanglah bukan yang kau CINTAI.
Aku hanyalah sebagian kecil makhluk yang menyertai hidupmu.
Aku bukanlah yang kau ingini, aku hanyalah manusia biasa yang kau anggap sebagai temanmu.
Ini memang tak adil bagiku, namun aku cukup bisa menerima kenyataan walaupun aku tau aku tak bisa  memilikimu.

Saat kita bersama, kurasakan sebuah kenyamanan, kehangatan, rasa kasih sayang walaupun sebatas teman.
Terkadang aku merasa bahwa aku salah mencintaimu karena kau telah menjadi miliknya.
Aku bukanlah pujaan hatimu, kau pun juga telah mempunyai seorang kekasih yang sangat kau  cintai.
Terkadang aku merasakan cemburu, tapi itu percuma. Tak bisa di pungkiri bahwa memang diakekasihmu, sedangkan aku hanya orang lain yang hadir dalam kehidupan cinta kalian. Dan aku hanyalah orang yang tak pernah kau anggap berarti didalam hidupmu.

Aku memang tak sempurna, aku tak cantik, tak pintar, tak berkulit putih, tak rupawan.
Tapi beginilah aku. .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar