Galau itu sederhana. Yaitu ketika melihat kamu tertawa bahagia, namun bukan aku yang menyebabkan kamu tertawa. Melainkan 'dia'.
Mungkin bisa dibilang aku menjadi pecemburu berat ketika kamu berjarak dekat dengan 'dia'. Cemburu? Wajar. Karena aku tak rela melihat kamu bersama 'dia'. Walau sebenarnya aku tau, aku tak punya hak sedikitpun untuk cemburu pada kamu.
Tapi nyatanya disini aku cemburu. Aku memang bukan siapa-siapa, juga bukan bagian dari hidup kamu. Aku bukan orang yang special untuk kamu. Aku disini hanya menjadi figuran ketika kamu dan 'dia'lah yang menjadi pemeran utamanya.
Aku hanya sekedar lewat dalam kehidupanmu, tapi aku sudah sebegininya menyayangi kamu. Entah kamu mau menilai seberapa besar kadar kebodohanku, aku tidak peduli. Ini cintaku, untukmu, tanpa respon darimu.
Aku layaknya menyobek muka dan membuang harga diriku ketika mencoba untuk mendekatimu, orang yang jelas-jelas acuh terhadapku.
Namun dengan tanpa menggubriskan rasa malu, aku tetap mencoba mendekatimu dengan egoku.
Dan seperti apa yang sudah aku tebak dari awal, kamu tetap bahagia karena dia. Bukan aku. Sekalipun aku selalu mencoba membuatmu bahagia dan tersenyum. Dia yang berarti buatmu. Dia yang mampu menghiasi harimu dan mencerahkan duniamu.
Mungkin akan jadi kebahagiaan yang teramat sangat tanpa adanya aku yang mengusik kehidupanmu. Aku akan meninggalkanmu, demi kebahagianmu. Dan menjadi kesedihan tersendiri untukku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar