Kamis, 12 April 2012

Atmosfer Hati

kebahagiaan yang selama ini mampu membuatku tersenyum, tiba-tiba saja enyah dan hilang tanpa membekas sedikitpun. semuanya begitu cepat berlalu. kesedihan, kegundahan, dan kekecewaan di hati itu datang. membuat mata ini berderai air mata. seakan-akan tak ada lagi yang mampu membendung air mata ini keluar.
aku ingin semua berakhir. aku ingin bisa tertawa ceria tanpa paksaan sedikitpun. aku masih ingat bagaimana caramu menghapus air mata ini. aku masih ingat saat engkau elus rambutku secara perlahan. aku masih ingat dimana saat mata indahmu melihat mata yang sayu ini. aku rasa, baru saja aku bahagia merasakan hangatnya kasih sayangmu, namun kenapa detik ini semuanya sudah sirna? aku tak berdaya, aku menangisi keadaan ini. kadang aku terdiam menatap ke luar jendela saat berada disekolah. berharap bisa melihat senyumanmu yang indah itu meskipun semuanya bukanlah untukku. saat aku melihat dirimu berlari karena dikejar wanita yang selama ini memanggilmu dengan sebutan "b***" rasanya dada ini langsung sesak. aku tak kuat melihat pemandangan itu. aku meneteskan air mata itu. LAGI! entah sudah keberapa kalinya aku menangisi hal yang kata mereka itu semua tak pantas untuk ditangisi. aku juga nggak pernah mengetahui sebenarnya siasat apa dibalik semua ini. semua begitu menyakitkan, dan aku merasa semua ini sudah ada yang merencanakan. andai saja aku bisa kembali kedalam pelukanmu lagi, bisa tersenyum dan tertawa denganmu lagi, tanpa ada derai air mata setiap waktu. kuakui kemunafikanku saat semua orang bertanya "apa sudah move on" dan ku jawab "sudah!"`ya! aku munafik dan tak mengakui bahwa aku masih menyayangi dan mengharapkanmu. aku letih, seakan-akan ini semua tak berarti lagi. tak ada artinya mengharapkan dia. dia sudah jauh dan tak ada digenggamanku lagi. sukar rasanya untuk membawanya kembali ke dalam pelukanku. nama itu masih terngiang dalam benakku, cinta itu masih tersimpan dan tertanam di dalam hati, senyuman itu masih terlukis indah dalam benakku walau semua kini hanyalah kenangan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar