Sebenarnya siapa aku di mata kalian? Teman kah? Musuh kah? Orang asing kah? Atau bahkan aku benalu?
Aku seperti hidup di balik dinding rahasia, penuh rahasia yang biasanya aku ketahui itu semua. Tentangmu, tentangnya, tentang kita, dan tentang mereka. Kini? Aku tak tau apapun sedikitpun tentang itu semua. Sekalipun aku ingin tau, berkali-kali lipat jawabanmu selalu mencermikan aku tak perlu bahkan tak pantas untuk mengetahui itu semua. GREAT!
Semua berevolusi, yang dulu dianggap partner, kini jadi orang asing. Yang dulunya orang asing, sekarang jadi rival.
Apa gunanya aku disini? Mempertahankan diri seperti orang bodoh. Aku tak tahan, aku tak pantas. Sakit~
Setiap aku mendekat, pernahkah kalian menggubrisku? Sepertinya tidak. Kalian mengucilkanku, menjauhiku, meng-asing-kan aku.
Flashback aja, kalau dibaca-baca lagi sebuah diary masa lalu, kalian begitu dekat, akrab, dan menganggapku 'ada'. Ya, 'ada' dalam artian nyata, bukan 'ada' tetapi maya.
Sekarang? Setiap aku mendekati kalian dan bertanya apa yang terjadi, kalian selalu menutupinya dari aku. Sekalipun itu masalah yang harus diketahui bersama.
Wuhu~ aku kini menjadi turis dalam hidup kalian, lebih tepatnya turis asing.
Aku hidup diantara celah yang berupa dinding-dinding rahasia. Rahasia kalian. Yang sengaja kalian tutupi dari aku. Huwow~
Bukankah aku masih termasuk salah satu bagian dari kalian? Jika iya, apakah kalian sadar bagaimana perlakuan kalian terhadapku?
Sungguh merasa asing hinggap pada area dinding rahasia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar