Bukan hanya sekedar cinta, namun apa saja yang aku persembahkan hanya kau pandang dengan sebelah mata.
Mungkin bagimu aku hanyalah sosok yang tak patut untuk dijamah, didekati, ataupun dipandang.
Bila saja engkau merasakan laranya hati ini ketika sikap acuhmu menyambutku..
Taukah kau bahwa aku disini merasakan kenestapaan? Tunggu, bagaimana kau bisa tau? Kau mau peduli saja tidak. Untuk sekedar melihatku kau tak mau.
Cinta darimu bagai fatamorgana. Nampak, namun begitu ku dekati semuanya sirna.
Aku teringat sebuah kenyataan yang telah menjadi pasal. Pasal itu berbunyi "Kau Sama Sekali Tak Mencintaiku dan Apa yang Ada Pada Diriku" .
Hanya ilusi semata jika kau benar-benar hadir dengan cinta dan selalu menyertaiku dengan senyumanmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar