Jumat, 13 April 2012
haruskah aku mendengar semua ucapan mereka tentangmu? aku meragukan semua itu meskipun perkataan mereka tak dapat ku sangkal kebenarannya. disatu sisi aku tak percaya engkau seperti itu, disatu sisi lain aku juga percaya. harus bagaimana aku? aku ingin meyakinkan semua pernyataan bodoh ini kepadamu. namun saat aku menatap matamu, matamu selalu berpaling seolah-olah ada pemandangan yang lebih bagus untuk dilihat selain mataku. aku memang tak pantas untuk kau pandang. langkah kakimu menjauh saat aku berusaha mengejar derap kakimu yang terdengar disaat kau melangkah pergi. aku berlari, tetapi engkau semakin jauh tak terlihat lalu menghilang. aku ingin berteriak memanggil namamu, namun rasanya lidah ini kelu untuk mengucap namamu. dari kejauhan aku berharap engkau berbalik arah dan berlari kembali ke arah dimana aku berada. aku menantimu disini. walau hujan mengguyur bumi, matahari tak bosan-bosannya menampakkan panas cahayanya yang menyilaukan mata disiang hari, aku tetap akan disini. menunggu. meskipun yang kau tak akan mungkin berlari ke arahku dan menghampiriku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Bagus banget.. km penulis ya?
BalasHapusmakasiih. bukan kok
BalasHapus