Senin, 08 Oktober 2012

Kamu Dengan Cintamu

Ketika seseorang mulai jatuh cinta..

Senyumku merekah, berjalan menyusuri taman dan berharap segera menemukan sosok yang sedari tadi aku cari keberadaannya.
Ya, ini tempat favorit kami untuk menghabiskan sore. Biasanya kami berdua duduk di bangku taman yang ada di dekat kolam ikan.
Sore ini, sore ke sembilan dimana aku mencoba menemukan seseorang itu.
Flashback, sembilan hari yang lalu dia mengatakan sesuatu padaku. disini, di taman ini juga pada waktu yang sama. sore hari.
Dia menyatakan perasaannya kepadaku, namun bukan untukku. Ia mencurahkan isi hatinya, bahwa ia sedang terpikat oleh orang lain yang tidak lain adalah teman baikku. Mendadak hancur aku mendengarnya. Lidahku kelu, tak bisa berucap. Aku diam.

Aku menangis dan aku mengatakan semuanya. Aku menceritakan tentang aku, perasaanku, dan cintaku.
Kau ternganga, kau tak pernah menyangka bahwa aku akan mengatakan hal ini.
Air mataku menetes, kian derasnya. Kau menunduk, tak berani menatapku. Aku pun tetap dalam tangisan, dalam hatiku aku merasa bodoh telah mengatakan itu semua.

"Maafkan aku, aku tak pernah tau atas perasaanmu terhadapku. Aku mohon kau lupakan aku, karena aku tak bisa bersamamu." kata-kata itu yang keluar dari mulutmu sebelum kau beranjak pergi meninggalkan aku. Itu kata-kata terakhir yang aku dengar darimu sejak sembilan hari lamanya kau menghindariku. Hingga kau tak mau datang pada tempat favorit kita.

Jadi apa arti selama ini? Aku kira itu sebuah cinta dan kasih sayang. Namun ternyata bukan.
Aku salah menafsirkan semua itu. Bukan cinta untukku, tapi untuk kawanku.

Sebenarnya aku tak mau kau menjauhiku, aku masih mau bersamamu walau kau tak akan bisa dan tak akan pernah menjadi milikku.
Aku memahamimu atas cintamu pada kawanku.

Aku jatuh .. jatuh cinta kepadamu, orang yang memiliki cinta untuk kawanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar